Terima Kasih Sang Hijau

“Sebuah perjalanan panjang yang melelahkan, namun memberi arti istimewa bagi sebuah keluarga. Butuh pengorbanan dan keihklasan untuk mewujudkan sebuah impian bersama. Terima kasih untuk Sang Hijau yang telah menyatukan kami semua dalam suatu ikatan yang tulus.”

Itulah sepenggal kalimat yang saya sisipkan di Laporan Pertangungjawaban Badan Pengurus U-Green ITB 2007-2009. Sebuah ungkapan yang sedikit menggambarkan bagaimana perjalanan sebuah kepengurusan yang sudah seperti keluarga, dan bahkan hingga kini masih erat menjalin silaturahmi. Ah, jadi ingat masa-masa itu..

Tanggal 5 April 2009, jam tangan saya menunjukkan pukul 4 pagi, dan saya ternyata belum tidur, padahal jam 8 pagi sudah harus bersiap untuk LPJ. Ya, semalaman saya mempersiapkan presentasi LPJ sekaligus video yang akan saya persembahkan untuk Greeners 06. Pembuatan video ini dibantu oleh beberapa Greeners 07 dan 08, Has, Fahmi, Nopa, Laras, dan Mahdi adalah anak-anak yang tanpa pamrih membantu saya..hehe. Setelah mengalami proses editing yang sangat lama, ahirnya menjelang subuh videonya selesai..dan Has pun langsung tepar di sekre!

Kalau saja kertas yang disebarkan oleh Dirga itu tidak sampai di bangku saya, mungkin saya tidak akan pernah tau apa itu U-Green. Saya baru ikut U-Green “di tengah jalan” di saat proses kaderisasi mereka sudah berjalan cukup jauh. Gamais, Taekwondo, PS (Persatuan Sepakbola) ITB, UBV (Unit Bola Voli), Kokesma, ARC (Amateur Radio Club), adalah unit-unit yang sempat saya cicipi, tapi ternyata saya malah tercebur di unit Hijau, yang bahkan saat OHU pun saya tidak sadar ada unit yang bernama U-Green!

Sore hari, Sunken Court E-06, saya memberanikan diri datang di pertemuan U-Green. Tidak banyak yang saya kenal, rasanya hanya Irna, Aini, dan Dirga yang mukanya familiar, karena mereka kebetulan satu kelas TPB. Mereka sedang membicarakan rencana mengadakan makrab dan rencana pembuatan jaket. Tiba-tiba formulir pendataan pembuatan jaket pun nyasar ke tangan saya. “Wah wah, saya baru datang, udah ditawarin buat jaket aja. Lumayan juga nih, kan saya belum punya atribut yang ada label ITB-nya”, pikir saya saat itu.haha.:p

“Oii Pras, saya ikut unit baru nih, namanya U-Green, kayanya asyik. Mau ikut ga?” Kira-kira itulah sms yang saya sampaikan ke sahabat saya, Pras. Tidak disangka, berawal dari ketidaksengajaan itu, kita berdua malah menjadi anggota yang cukup aktif disana. Bahkan Pras sempat dinobatkan sebagai juru kunci sekre karena saking seringnya nongkrong di Sunken Court E-06!haha.

Seksi Logistik! Itulah amanah pertama yang saya emban di organisasi ini. Entah kenapa, saat itu rasanya bangga sekali, padahal kerjaannya “hanya” ngangkut-ngangkut barang. Saat itu acara SiGab (Bersih-bersih Gasibu), saat Subuh saya dan Pras sudah ngangkut-ngangkut gallon, kursi, tenda dan lain-lain ke Gasibu. Ternyata acara tersebut juga sebagai pengukuhan kami semua sebagai Greeners 06. Saya dan Pras (dan tentunya beberapa anak lain yang statusnya sama), akhirnya lulus kelas akselerasi!hehe.

Saat itu rapat persiapan Envirovolution, event besar pertama yang diadakan U-Green. Mereka sedang membicarakan sponsorship, salah satu yang berpotensi adalah WWF. Pikir saya dalam hati: “Sejak kapan WWF Smackdown konsern ke kegiatan lingkungan?” Beberapa hari menjelang hari H, saya melihat logo WWF, “Lho, sejak kapan logo WWF jadi gambar panda?” *ga ngerti lagi deh kalo yang ini..haha. Ya, saat itu pengetahuan saya tentang lingkungan sangat minim, bahkan saya tidak tau WWF yang mereka maksud itu yang mana, yang saya tau hanya World Wrestling Federation..haha.

Dimas dan Karlin, adalah dua orang pentolan Greeners 04 yang sangat aktif dan memberi kontribusi lebih untuk U-Green. Hebatnya, mereka adalah non himpunan! Ya, pada awalnya, saya menjadi salah satu mahasiswa yang tercuci otaknya terkait pengkotak-kotakan aktivitas kemahasiswaan. Non him adalah haram! Itu prinsip saya saat awal-awal di kampus Ganesha. Tapi setelah mengenal bagaimana proses yang terjadi di sebuah himpunan, dan sempat mengalami perlakuan yang tidak mengenakan, saya justru akhirnya lari ke unit. “Ada yang salah dengan proses yang terjadi di himpunan”, pikir saya saat itu. Bahkan keinginan untuk menjadi ketua himpunan pun ahirnya saya buang jauh-jauh. Justru di sebuah unit kegiatan mahasiswa lah saya merasa benar-benar dapat pembelajaran berorganisasi. Karena itu pulalah saya hampir menjadi non him, akibat tidak mengikuti pelantikan di KMKL. Walaupun pada ahirnya saya tetap aktif di himpunan dan malah sempat menjadi sekjen.

“Menurut kamu, apa arti pemimpin?”, tiba-tiba pertanyaan itu ditanyakan oleh Nifa dan beberapa Greeners 04 kepada saya menjelang pemilu U-Green. Saat itu memang bukan saya saja yang menjadi sasaran Greeners 04, tapi agaknya saya tau apa maksud pertanyaan-pertanyaan tersebut. Tapi sejujurnya, saya sama sekali tidak ngeh dengan proses pemilu ini. Tidak ada keinginan secuil pun untuk mencalonkan diri. Mendapat kesempatan berada di organisasi ini pun sudah merupakan kebahagiaan bagi saya saat itu.

Mendapatkan pembelajaran! Itulah satu-satunya alasan yang mendorong saya ahirnya berani mencalonkan diri. Saat itu tim sukses saya hanya satu orang, lagi-lagi Pras. Nothing to lose, rasanya saya juga ga berani bermimpi untuk menjadi ketua U-Green. Bertempat di kosan Pras, kami berkonsolidasi membuat visi misi. Sempat muncul joke saat itu, pilihannya 2: Pras yang maju jadi ketua, dan saya yang jadi timsesnya, atau saya yang maju, dan Pras jadi timsesnya. Entah bagaimana, akhirnya saya yang maju.:)

Sangat kaget! Setengah tidak percaya. Itulah ekspresi saya saat Ka Sony mengumumkan hasil Musyawarah Anggota U-Green ITB. Qo bisa? Hanya itu pertanyaan yang ada di kepala saya. Tian dan Dirga adalah dua orang yang saya kagumi karena dedikasinya untuk U-Green, dan mereka lebih lama berada di organisasi ini. Tapi katanya, hasil musyawarah yang mencapai mufakat memutuskan saya sebagai Ketua U-Green. Pada akhirnya, saya menerima ini sebagai jalan yg harus dilalui. Beban amanah ini sangat berat, tapi saya harus melaksanakannya dengan sebaik-baiknya.

….to be continued…

Dipersembahkan untuk U-Green ITB yang telah berulang tahun ke-6!
Semoga api semangatmu terus membara!
16 Agustus 2006 – 16 Agustus 2012
Spesial untuk keluargaku, Greeners 06

 

Advertisements