The Mystery of Wedding Invitation

Catatan Dr. John H. Watson

digital art by SherlocksScarf Aku akan menceritakan sebuah kisah yang cukup unik, bukan karena tingkat kesukaran kasusnya, tapi karena efeknya yang cukup unik bagi sobatku Sherlock Holmes. Saat itu di akhir bulan September, kami berdua baru saja menyelesaikan sarapan kami ketika tiba-tiba Mrs. Hudson masuk ke ruangan dan mengatakan bahwa ada seorang tamu yang ingin berkonsultasi dengan sobatku Holmes. Saat itu memang tidak banyak kasus yang sedang ditangani oleh Holmes, sehingga ada sedikit keceriaan di wajah dia ketika tau ada tamu yang datang.

“Semoga sebuah kasus yang menarik, Watson,” lirik Holmes kepadaku sambil tersenyum. Aku kemudian mempersilakan Mrs. Hudson untuk membawa tamunya masuk.

Klien kami kali ini adalah seorang pria dengan perawakan yang kurus dan tinggi, berpakaian sangat rapi dan bertampang cukup necis. Dilihat dari seragamnya sepertinya kilen kami ini adalah seorang pegawai negeri sipil di salah satu kementrian. Dia tampak membawa sebuah undangan pernikahan di tangan kirinya. Kemudian dia menceritakan apa yang membuat dia akhirnya datang berkonsultasi kepada Holmes. Rupanya dia menerima sebuah undangan pernikahan dari salah seorang rekan kerjanya. Di dalam undangan tersebut terdapat sebuah kuis teka-teki, seperti sebuah sandi. Dia sudah mencoba memecahkannya berhari-hari namun tetap tidak bisa. Dia ingin Holmes membantu memecahkan teka-teki itu, alasannya bukan karena dia ingin hadiah kuisnya tetapi karena dia ingin terlihat pintar bila tahu jawaban kuis itu. Sedikit aneh memang alasannya.

Holmes pun kemudian melihat undangan pernikahan yang dibawa oleh klien kami. Teka-tekinya sendiri berada di bagian belakang kartu RSVP. Tidak berapa lama Holmes terlihat tersenyum menyeringai, kemudian dia menuliskan sesuatu di secarik kertas dan memberikannya kepada klien kami. Klien kami sedikit tidak percaya bahwa Holmes telah memecahkan kode itu dengan begitu mudahnya. Lalu Holmes pun langsung berkata, “Aku berani bertaruh atas nama reputasiku sebagai detektif konsultan terbaik di dunia, bahwa itulah jawaban dari teka-teki itu.”

Setelah cukup puas dengan jawaban yang diberikan Holmes, klien kami pun meminta izin untuk pulang, namun sebelum itu klien kami menanyakan berapa uang yang harus dibayarkan untuk konsultasi ini. Anehnya, sobatku Holmes malah meminta undangan pernikahan yang klien kami bawa itu sebagai bayaran untuknya. Sempat sedikit ragu, tapi akhirnya klien kami memberikan undangan pernikahan tersebut. Mungkin bagi dia undangannya sudah tidak terlalu penting karena yang terpenting teka-tekinya telah terpecahkan.

Aku kembali bermalas-malasan di kursiku ketika klien kami sudah pulang. Tapi kemudian Holmes mengagetkanku, “Sobatku Watson, pesankan tiket ke Cirebon untuk tanggal 5 Oktober!” Sontak aku kaget, “Hah, ada apa dengan Cirebon, Holmes? Untuk apa kita kesana?”

“Untuk mendatangi sebuah resepsi pernikahan,” jawab Holmes enteng.

“Tapi pernikahan siapa?” Kemudian dia melemparkan undangan yang tadi dia minta dari klien kami.

“Tapi kita kan tidak mengenal kedua mempelai ini Holmes!”

“Tidak masalah kita tidak mengenal mereka, yang penting kita punya undangannya, dan aku sangat ingin melihat bagaimana rupa orang yang telah membuat undangan pernikahan seperti itu.”

“Memangnya apa yang aneh dengan undangan ini? Mengapa kau sampai penasaran dengan kedua mempelainya?”

“Memangnya kamu tidak melihat sesuatu yang unik di undangan itu Watson?” tanya Holmes sambil memasang senyum yang agak meremehkan.

Aku pun dengan terpaksa melihat-lihat undangan itu, “Ya, ini memang sedikit berbeda dibanding dengan undangan pernikahan pada umumnya. Ada teka-teki, pola-pola matematika dan beberapa angka di bagian dalamnya. Itu saja aku rasa. Mungkin mereka berdua suka matematika.”

“Sobatku Watson yang baik, kau memang tidak cepat belajar. Harusnya kau bisa lebih detail lagi dalam mengamati undangan itu. Di dalam undangan itu mengandung banyak sekali kode-kode yang mungkin bagi banyak orang terlihat hanya sebagai hiasan biasa. Aku rasa si pembuat undangan itu bukan orang biasa. Mereka sangat menyukai suatu yang berbau misteri, kode-kode rahasia atau semacamnya. Dan kau tau Watson, itu semua adalah keahlianku. Mungkin mereka tahu cukup banyak tentang kita Watson, itulah mengapa mereka membuat undangan seperti itu. Rasanya ini seperti sebuah tantangan untuk kita. Itulah kenapa aku ingin melihat langsung pernikahan ini Watson!” jawab Holmes dengan sedikit berapi-api.

“Tapi Holmes, memangnya apa saja yang terkandung di undangan ini?” tanyaku sedikit kesal.

“Baiklah Watson, akan aku jelaskan semuanya untukmu. Berikan padaku undangannya! Sekarang dengarkan baik-baik penjelasanku ini:

bentuk undangan tampak coverKita mulai dari bentuk dan tema bentuknya. Bentuk undangan ini adalah persegi panjang dengan tiga lipatan, yang kemudian akan menjadi limas segitiga, dan ini adalah sebuah kalender meja. Artinya, undangan ini mempunyai fungsi lain dari hanya sekedar undangan pernikahan Watson. Jadi sang penerima undangan tidak akan langsung membuang undangan ini setelah menerimanya. Undangan ini tidak menjadi sampah Watson. Aku berani jamin, salah satu atau keduanya adalah aktivis atau penggiat lingkungan. Mereka peduli terhadap permasalahan lingkungan yang terjadi sekarang! Nah, untuk tema bentuknya, mereka menggunakan tema amplop. Ini mungkin karena ketika dilipat ukuran undangannya identik dengan sebuah amplop. Atau mungkin mereka juga ingin memberi kesan bahwa ini adalah sebuah amplop yang memiliki suatu pesan di dalamnya. Cukup impresif Watson!

cover undangan2Kemudian kita lihat bagian cover depannya. Sekilas memang terlihat seperti amplop jaman dulu, warna dasar coklat muda seperti warna kayu dengan border garis-garis khas sebuah amplop, namun kali ini warnanya adalah warna pastel: biru muda dan merah muda. Sudah pasti sang mempelai wanitalah yang memutuskan kombinasi warna ini. Kombinasi yang cukup elegan Watson. Lalu lihatlah siluet perangko ini. Aku rasa ini adalah bentuk asli siluet wajah kedua mempelai, jadi ini bukanlah sekedar gambar siluet yang diambil dari google atau semacamnya. Untuk penempatan nama undangan yang dituju, mereka menggunakan konsep kartu RSVP, yang terpisah dengan bagian utama undangannya. Coba perhatikan di bagian bawah kartu RSVP ini Watson, ada sebuah barcode dengan angka 06102013. Ini bukanlah sekedar angka biasa tapi ini adalah tanggal pernikahan mereka!

ambigram editUntuk kuis teka-teki yang berada di bagian belakang kartu RSVP akan aku jelaskan terakhir. Berikutnya yang membuatku sangat terkesan adalah logo mereka. Coba perhatikan logo di bagian belakang cover ini. Ini adalah sebuah ambigram! Bila kita putar 180 derajat, tulisan ini memiliki arti yang sama, yaitu L dan B! Tentunya ini mengacu pada inisial kedua mempelai, Lia dan Burhan. Brilian Watson! Sangat jarang orang bisa membuat sebuah ambigram seperti ini!

Nah, sekarang coba kau lihat baik-baik bagian kalender ini Watson! Apakah kau melihat ada suatu pesan rahasia disini?”

kalender“Ya, aku melihat ada beberapa huruf dan angka di setiap bulan, dan kalau kita susun huruf-huruf yang berwarna hitam tersebut, maka kita akan mendapatkan kata : Lia dan Burhan!” jawabku mantap.

“Hanya itu?” tanya Holmes dengan sedikit meremehkan. Lalu aku mengangguk menyatakan bahwa memang itu yang aku dapatkan.

“Sobatku Watson, awalnya aku juga berpikir serupa sepertimu. Tapi setelah dilihat baik-baik, ternyata semua huruf dan angka tersebut bisa disusun dan memiliki makna, tidak hanya huruf berwarna hitam saja. Berikut adalah pesan lengkapnya:

Huruf/angkaf ke-1: GDG WISKAROSA – ini merujuk pada lokasi resepsinya, Gedung Wiskarosa.
Huruf/angka ke-2: 0800 06102013 – ini merujuk pada waktu akad nikahnya, yaitu jam 8 pagi, 6 Oktober 2013.
Huruf/angka ke-3: LIA DAN BURHAN – untuk orang pada umumnya, hanya ini yang mungkin bisa mereka lihat.
Huruf/angka ke-4: 1100 06102013 – ini merujuk pada waktu resepsinya, yaitu jam 11, 6 Oktober 2013.
Huruf/angka ke-5: CERBON MINGGU – ini tentunya merujuk pada lokasi kota dan hari pernikahan mereka.

Ada sedikit kesalahan memang di huruf ke-5 di bulan Juni, disitu tertulis huruf ‘M’ harusnya adalah ‘N’. Tapi rasanya ini hanya karena kekhilafan percetakan. Bagiku, ini sangat menarik Watson. Kode ini bisa membedakan mana orang yang teliti dan mana yang tidak.

Selanjutnya adalah sketsa komik ini. Kau pasti tau Watson, biasanya orang akan memasang foto mereka di undangan, bergaya layaknya foto model. Tapi kali ini mereka membuat sesuatu yang sangat berbeda. Sebuah sketsa perjalanan kisah mereka! Kita mulai dari sebelah kiri, aku yakin ini adalah kisah awal mula pertemuan mereka. Dilihat dari seragamnya, berarti mereka sudah saling mengenal sejak SMP! Tidak bisa dipercaya Watson, bagaimana bisa ada hubungan yang selama itu? Nah, berikutnya yang bagian tengah, ini merepresentasikan keadaan sekarang. Bagaimana kebiasaan mereka melakukan perjalanan dengan sebuah motor vespa. Kau tau Watson, vespa ini bukan sekedar pemanis sketsa, tapi pasti memiliki sebuah arti penting bagi mereka berdua. Yang terakhir adalah representasi masa yang akan datang, dimana mereka sudah tua menjadi kakek dan nenek, bersandar di sebuah pohon yang rindang, mungkin sambil bercerita tentang anak cucu mereka. Ya, sketsa ini adalah menggambarkan tiga masa perjalanan hidup mereka. Cukup romantis untuk sebuah undangan dengan tema misteri seperti ini Watson.”

sketsa komikAku tertawa kecil ketika Holmes menceritakan bagian ini. Karena aku mendapati dia beberapa kali melirik laci dimana dia menyimpan foto Irene Idler, satu-satunya wanita yang memiliki tempat tersendiri di pikiran Holmes. Ya mungkin dia jadi teringat wanita itu. Siapa sangka seorang Holmes pun bisa memiliki perasaan sentimentil.

“Kau salah Watson, aku tidak sedang memikirkan seorang wanita!” tiba-tiba saja Holmes menyela seperti bisa membaca pikiranku. “Aku hanya sedang memikirkan kasus-kasus kita yang terkait dengan sketsa foto, dan kau pasti masih ingat Watson, kasus A Scandal in Bohemia adalah salah satunya. Itulah mengapa aku beberapa kali melirik ke laci itu.”

“Terserah kau saja Holmes. Kalaupun kau memikirkan dia, rasanya itu sangat manusiawi,” jawabku sambil tersenyum.

“Ah, sudahlah Watson, mari kita lanjutkan membahas undangan ini. Sekarang kita lihat bagian dalam dari undangan ini. Terdapat berbagai pola matematika di background bagian dalam ini. Mungkin bagi sebagian besar orang, ini tidak lebih dari beberapa pola acak matematika, dan mereka akan mengambil kesimpulan bahwa kedua mempelai ini sangat suka matematika. Tetapi kalau lebih teliti lagi, sebenarnya ini adalah pola-pola yang memiliki makna Watson.

undangan bagian dalamKita lihat pola yang pertama. Nilai x merujuk pada tanggal pernikahan mereka, 6 Oktober 2013. Dan maksud limit x menuju tak hingga tentu saja adalah setelah pernikahan ini mereka berharap selalu bersama hingga selamanya yang dalam matematika tentu saja direpresentasikan dengan notasi tak hingga.

Pola kedua hanya mereprepola background 1sentasikan tanggal lahir mempelai wanita, 27 April 1989, dan mempelai pria, 3 November 1987.

Yang cukup menarik adalah pola ketiga Watson. Ini adalah sebuah perhitungan matematika sederhana dengan dua variabel l dan b, yang tentu saja merujuk pada inisial kedua mempelai. Rasanya kurang lebih arti dari perhitungan ini adalah sebagai berikut: (l + b)2 menunjukkan hal-hal baik dari mereka berdua, (l – b)2 adalah hal-hal buruk, dan bila digabungkan dengan disertai beberapa faktor eksternal semisal (3lb + 1) maka secara menakjubkan hasilnya adalah lb = 1, yang artinya bahwa penggabungan keduanya adalah menjadi sebuah nilai 1 atau dengan kata lain adalah l dan b merupakan satu kesatuan. Sangat brilian Watson!

Untuk pola keempat, sebenernya tidak terlalu menarik, hanya sebuah pola perhitungan limit dan integral yang akhirnya menghasilkan nilai ‘lee.syah’, yang tentu saja ini merujuk pada nama kedua mempelai.

pola background 2Pola kelima, ini juga sebuah perhitungan matematika biasa yang hasilnya adalah  i < 3 u. Apakah kamu tau artinya Watson? Notasi ‘<3’ adalah notasi yang merepresentasikan icon love, jadi kurang lebih artinya adalah ‘I love U’!

Yang cukup menarik lagi adalah pola keenam, ini tampak seperti sebuah deret bilangan biasa. Tapi sebenarnya ini adalah angka-angka yang memiliki makna. Angka 1987 adalah tahun kelahiran mempelai pria, 1989 tahun kelahiran mempelai wanita, 2002 rasanya adalah tahun pertemuan mereka merujuk pada sketsa di awal tadi, 2013 tentu saja tahun pernikahan mereka sekarang ini, dan terakhir adalah notasi tak hingga yang tentu saja artinya mereka berharap bisa selamanya setelahnya!

Beberapa pola lain sepertinya hanya sebagai pelengkap saja, tapi beberapa angka dan notasinya tetap berkaitan dengan angka-angka penting dalam kehidupan mereka. Bagiku ini sangat hebat Watson! Mereka sanggup mengkombinasikan angka-angka dan perhitungan matematika untuk menceritakan kisah dan harapan mereka! Dan bila dilihat dari tulisan pola-pola ini, tentu saja ini merupakan tulisan tangan, bukan sebuah ketikan komputer. Dilihat dari bentuk tulisannya, aku rasa semua pola ini merupakan tulisan tangan sang mempelai pria Watson.

pohon angkaNah, tidak hanya dijadikan sebagai background, tapi pola angka dan matematika juga mereka jadikan sebuah sketsa pohon seperti yang kau lihat di bagian kiri bawah ini. Sangat unik tentunya. Mungkin bagi kebanyakan orang, pohon ini tidak lebih dari sebuah pohon dengan angka-angka random. Tapi sesungguhnya tidak Watson, angka-angka di dalam pohon ini menunjukkan beberapa kejadian penting dalam kehidupan mereka. Aku catat ada empat kejadian disini, yaitu kelahiran mempelai pria, 03-11-1987, kelahiran mempelai wanita, 27-04-1989, tanggal pertemuan awal mereka, 04-11-2002, dan terakhir adalah pernikahan mereka, 06-10-2013. Dan kau tau Watson, walaupun aku tidak percaya dan tidak pernah mau tau dengan apa yang disebut dengan cinta, tetapi aku sangat setuju dengan kalimat yang mereka tempatkan di bagian bawah pohon ini. Sebuah kalimat singkat dan sederhana namun rasanya memiliki makna yang sangat dalam. Ah, tapi tentu saja aku tidak akan pernah memahami betul apa yang kalian sebut dengan cinta itu Watson.”

Lagi-lagi aku mendapati sobatku ini melirik ke laci itu. Apakah mungkin Holmes ternyata punya perasaan cinta juga? Ah, rasanya cukup mustahil, mengingat dia adalah sesosok manusia yang sangat dingin, bahkan terhadapku sekalipun yang telah hidup bersama dia bertahun-tahun. Tapi aku sangat senang melihat dia membahas tentang sisi-sisi romantis undangan ini, termasuk kalimat tentang cinta yang ada di dalamnya.

“Selanjutnya kita sampai pada bagian yang aku yakini sangat berkaitan dengan kita berdua Watson,” ucap Holmes sedikit berapi-api.

“Coba kau perhatikan pola border di bagian dalam ini! Apakah kau ingat pola apa ini Watson?”

Aku mendekati Holmes dan melihat pola boder tersebut. Rasanya pola ini tidak asing bagiku. “Oh, ini adalah sandi orang menari Holmes!” jawabku dengan sedikit tercengang.

dancing men“Tepat sekali Watson! Ini adalah The Dancing Men Code! Kau tentunya masih ingat kasus yang melibatkan Mr. Hilton Cubbit dan istrinya Elsie, yang akhirnya menyebabkan kematian klien kita. Sebuah kasus yang cukup pelik. Kita tidak bisa mencegah terjadinya penembakan itu Watson. Nah, dari banyak sandi yang telah aku pecahkan, sandi ini adalah salah satu favoritku. Sandi ini sangat unik, bentuk dan polanya terlihat seperti sebuah coretan anak-anak, tapi ternyata ini merupakan sebuah pesan rahasia yang diciptakan oleh salah satu geng mafia di Amerika.”

“Tapi bagaimana bisa kedua mempelai ini tau tentang sandi ini Holmes?”

“Tentu saja dari tulisan-tulisan yang telah kau publikasikan itu Watson. Tadi di awal sudah aku katakan, mereka sepertinya telah mengamati sepak terjang kita. Mungkin mereka telah membaca semua tulisan-tulisanmu Watson. Jadi tidak heran bila mereka akhirnya menggunakan salah satu sandi yang pernah aku pecahkan untuk dijadikan sebagai sebuah komponen misteri di undangan mereka. Itulah mengapa aku penasaran dengan mereka.”

“Hmm..cukup menarik juga ternyata. Lalu apa arti sandi yang tertera di border ini Holmes?”

“Untuk kali ini, aku tidak akan memberi tahumu Watson. Kau harus belajar memecahkannya sendiri,” jawab Holmes sambil tertawa.

“Baiklah, akan aku pecahkan sendiri nanti,” jawabku sedikit ketus.

“Haha..aku berharap kau bisa memecahkannya dengan benar Watson. Baiklah, yang terakhir adalah kuis teka-teki ini,” Holmes kemudian memberiku kartu RSVP yang di bagian belakangnya terdapat sebuah teka-teki. “Apakah kau bisa memecahkannya Watson?”

RSVP BACK RGBAku kemudian mencoba mengamati kode-kode ini. Terlihat ada kata kunci di bagian bawah siluet gambar detektif, tapi aku tidak bisa membacanya. Terlihat seperti huruf-huruf yang terbalik. “Aku melihat ini seperti sebuah sandi acak Holmes. Rasanya cukup sulit untuk memecahkannya.”

“Kau salah Watson, justru ini adalah salah satu sandi paling sederhana yang pernah diciptakan. Harusnya dengan mudah kau bisa memecahkannya. Baiklah Watson, untuk kali ini aku akan menjelaskannya. Kau lihat kata kunci di bagian bawah siluet detektif ini? Kedua mempelai ini sudah sangat murah hati dengan memberikan kata kunci ini Watson. Jadi akan lebih mudah untuk memecahkannya. Nah, kata kuncinya sendiri memang seperti bukan sebuah kata yang familiar, karena huruf-hurufnya tampak terbalik. Ini seharusnya dibaca melalui cermin Watson. Bila kau dekatkan ke sebuah cermin, kau akan mendapati kata kuncinya adalah ‘ROT 13’! Apa itu ROT 13? Kau bisa menggunakan google untuk mengetahui artinya. ROT 13 adalah Rotate by 13 places, yang artinya adalah menggeser huruf sebanyak 13 kali untuk mendapat sebuah huruf penggantinya. Jadi ini adalah sebuah sandi geser yang paling sederhana. Karena huruf alfabet kita ada 26 buah, maka huruf-huruf ini menjadi sebuah cerminan, seperti ini:

rot 13Jadi, kita akan dapatkan bahwa A adalah N, bagitupun sebaliknya, B adalah O, dan seterusnya. Nah, setelah ini tentunya kita dengan mudah memecahkan teka-teki ini. Coba kau pecahkan apa arti kode itu Watson.”

Setelah dijelaskan oleh Holmes, semuanya terlihat begitu mudah. Aku pun mulai mencoret-coret untuk memecahkan kode ini dan akhirnya aku bisa menemukan artinya. “Terima kasih dan mohon doa restu, itulah jawabannya Holmes!” jawabku mantap.

“Tepat sekali Watson! Itulah jawabannya, sangat mudah bukan? Makanya aku sangat heran terhadap klien kita tadi, mengapa untuk memecahkan sandi semudah ini dia harus datang konsultasi kepadaku. Tapi aku sedikit bersyukur, karena berkat klien kita tadi, kita jadi tau tentang undangan pernikahan unik ini.

Nah apakah kau tau juga kenapa mereka akan memberi hadiah kepada 11 orang pertama yang berhasil memecahkan kuis itu? Kenapa harus 11? Jawabannya adalah karena mereka sudah saling mengenal selama 11 tahun Watson! Coba kau lihat lagi angka-angka tadi, mereka bertemu tahun 2002 dan menikah tahun 2013. Semuanya saling terkait Watson, semua angka di undangan ini memiliki makna. Sangat sangat brilian!

Nah, rasanya undangan se-unik ini tentu saja tidak didesain sendiri oleh kedua mempelai, mereka tentunya dibantu oleh desainer. Dan kalau kau melihat di bagian kanan kalender, kau akan menemukan nama dua orang desainer yang menciptakan undangan ini. Disitu tertulis: designed by Fafaxsama, illustrated by Muhammad Nurrahmat. Aku sudah menyelidikanya lewat jaringan social media ini Watson, tentang siapa kedua orang itu. Fafaxsama adalah nickname untuk Fadhila Zahra Humaira, sedangkan Muhammad Nurrahmat tentu saja sudah merupakan nama asli. Keduanya adalah mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) ITB angkatan 2010. Kau tau Watson, ITB selain terkenal dalam bidang teknik, juga terkenal dalam bidang seni dan desainnya. Jadi jangan heran bila desain undangan ini sangat unik, karena dibuat oleh dua orang mahasiswa DKV ITB. Dilihat dari tipikal desainnya, Nurrahmat adalah yang menciptakan sketsa komik, siluet kedua mempelai, denah lokasi dan logo ambigram. Sedangkan Fafaxsama adalah yang mendasain keseluruhannya, mulai dari cover, kalender, border, background, font, padanan warna, susunan gambar dan tentu saja desain RSVP ini.

Rasanya ini bukan hanya sekedar undangan pernikahan biasa Watson, tapi mungkin ini merupakan sebuah karya cipta yang luar biasa. Ide dan konsep dari kedua mempelai yang maniak matematika dan hal-hal misterius, yang kemudian diilustrasikan dengan sangat brilian oleh dua orang desainer muda yang sangat berbakat.”

“Jadi Watson, itulah yang ingin aku ceritakan tentang undangan ini. Sekarang kau tau kan alasan mengapa aku ingin kau memesan tiket untuk ke Cirebon,” Holmes mangakhiri ini dengan seyuman lebar.

Aku pun balas tersenyum, “Ya, kali ini aku setuju denganmu Holmes. Setelah kau ceritakan semua detail tentang undangan ini, aku juga menjadi sangat penasaran dengan kedua mempelai itu.”

“Baiklah, aku akan pesan tiket ke Cirebon untuk kita berdua. Kau ingin yang kelas ekonomi atau bisnis Holmes?”

– The end –

—-

Catatan tambahan:

Minggu, 6 Oktober 2013, akhirnya kami berdua benar-benar datang ke pernikahan itu. Homes tentu saja melakukan penyamaran, dia sangat ahli dalam hal ini. Akupun dibantu oleh dia untuk melakukan penyamaran. Kami berdua mengenakan batik khas Cirebon yang kami beli di salah satu tempat dekat hotel kami menginap. Kami berdua bersalaman dengan kedua mempelai, dan sepertinya mereka tidak tahu tentang kedatangan kami, artinya penyamaran kami berhasil. Holmes terlihat begitu menikmati resepsi pernikahan tersebut.

Kami juga sempat melihat pengumuman hasil pemenang kuis teka-teki itu. Ada 11 pemenang, setiap pemenang mendapat dua hadiah. Yang satu, adalah sebuah kotak yang dibungkus kertas kado, kami tidak tahu apa isinya, dan yang satu lagi adalah Growbox. Sebuah benih jamur yang dikemas dengan sangat menarik.

“Kau lihat Watson, sebuah konsep pernikahan yang sangat menarik. Bahkan hadiah kuis teka-tekinya pun sangat menarik. Jika nanti kau menikah Watson, aku akan buatkan undangan pernikahan yang mirip seperti mereka. Ah tidak tidak, akan aku buat jauh lebih misterius ketimbang yang mereka buat. Bagaimana Watson?” tanya Holmes sambil tersenyum.

“Tidak terima kasih Holmes, aku tidak mau undanganku dibuat olehmu. Hasilnya pasti akan aneh, dan malah mungkin membuat penerima undangannya jadi ketakutan,” jawabku dengan sedikit tertawa.

—–

foto prewed

Berikut salah satu gambar yang berhasil aku foto di acara resepsi pernikahan itu.

Advertisements

2 thoughts on “The Mystery of Wedding Invitation

  1. dear writer, what a very nice story. though i smell kinda narcissism and i believe that the Sir A.C. Doyle’s Watson cud be smarter than urs, my deepest gratitude for compiling d story of a few unreveal signs on d invitation. may it always remind me and d groom to our goal as it written in d dancing men code. so, don’t you wanna reveal d main code? ~the bride

    • Dear The Bride,
      I am the writer for this story, so I am Watson.
      Thank you for your compliment that I was smarter than that narrated here, but that’s the fact at the time.:)
      I am very impressed with both of you, as well as Holmes, I think. That’s why I wrote this story.
      Reveal the main code? Ah, let it remain a secret for you both. 🙂

      J.W.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s