About

Blog ini adalah sebuah “keisengan” dari seorang anak manusia yang selalu berusaha untuk mengisi hari-harinya dengan sesuatu yang bermanfaat. Isinya lebih banyak berupa kumpulan artikel atau tulisan yang dianggap penulis sangat baik untuk direnungkan isinya. Semoga sedikit “keisengan” ini bisa memberikan manfaat untuk orang yang membacanya..

…..

unalux..

Ini adalah gabungan dari dua kata yang berasal dari bahasa Latin, yaitu Una (satu) dan Lux (cahaya). Semoga kita bisa menemukan Satu Cahaya yang bisa membimbing kita menemukan arti sesungguhnya dari sebuah kehidupan..

“Hidup itu indah jika kamu tahu cara untuk hidup”.

…. 14 November 2011

Renovatio

Entah mengapa, saya sangat suka dengan kata ini. Renovatio berasal dari bahasa latin yang artinya “terlahir kembali”. Dalam bahasa Inggris bisa diartikan dengan renewal, renovation, restoration. Atau kalau dalam bahasa Indonesia kita sering mengenalnya dengan istilah renovasi (re·no·va·si /rénovasi/ n pembaharuan; peremajaan; penyempurnaan –KBBI). Rasanya setiap manusia perlu mengalami suatu proses renovatio, dimana dia melakukan suatu perubahan dalam dirinya untuk mencapai sesuatu yang lebih baik, suatu proses yang mungkin dapat disebut sebagai proses “terlahir kembali”.

“The closer you look, the less you will see”

Kalimat ini tidak ada kaitan langsung dengan kata Renovatio. Hanya saja ini adalah salah satu kalimat yang sangat saya suka. Diambil dari sebuah film yang juga salah satu film favorit saya, “Now You See Me”, kalimat ini kurang lebih berarti bahwa dalam memahami sesuatu kita tidak boleh memandang dari sudut yang sempit. Kita harus melihat dari berbagai sudut pandang atau dari sudut pandang yang lebih luas agar kita memahami benar apa yang sedang terjadi dan apa yang seharusnya kita lakukan. Bila kita hanya melihat dari satu sudut pandang atau sudut pandang yang lebih sempit, kita tidak akan memahami apa sesungguhnya yang terjadi.

Seperti cerita tentang sekelompok orang buta yang disuruh memegang seekor gajah, lalu disuruh mendeskripsikan apa itu gajah. Orang pertama yang sedang memegang belalai mengatakan bahwa gajah itu bentuknya lonjong panjang dan ada dua lubang didepannya. Orang kedua yang sedang memegang gadingnya mengatakan bahwa gajah itu bentuknya sangat keras dan runcing di ujungnya. Orang ketiga yang sedang memegang telinganya mengatakan bahwa gajah itu bentuknya tipis dan lebar seperti daun. Dan seterusnya dan seterusnya. Manakah dari semuanya yang benar? Ya, mereka semua benar ketika mendeskripsikan gajah dengan versi mereka masing-masing, tapi itu bukanlah gajah sesungguhnya melainkan hanya bagian dari seekor gajah. Mereka baru disebut benar ketika hasil observasi dari semuanya digabungkan dan kemudian diambil kesimpulannya, baru itulah yang disebut gajah yang sesungguhnya.

So, pandanglah sesuatu dari sudut pandang yang lebih luas karena : “The closer you look, the less you will see”

—–

13 Februari 2014

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s